Untuk Nadya
ketuk segel hatinya
Halo, Nadya sayang.
Aku nulis surat ini pelan-pelan, di malam yang biasanya kupakai buat scroll HP tanpa tujuan. Ternyata nulis tentang kamu jauh lebih menyenangkan. Terima kasih sudah jadi orang yang selalu tahu kapan aku butuh ditemani dan kapan aku cuma butuh didengar. Nggak semua orang bisa dua-duanya. Kamu bisa, bahkan tanpa kuminta.
Untuk Nanti
Setiap amplop untuk satu momen. Buka pas waktunya ya.
Ada Kiriman
Bingung Mau Ngapain?
Putar rodanya β yang keluar, itu yang kita lakukan. Nggak boleh protes.
4 alasan
Caramu dengerin tanpa buru-buru menasihati
Kita






Pojok Permainan